Posted by: mrbilly on: November 23, 2009
Mari kita cari anak-anak cerdas sampai ke gang-gang becek dan di bawah pohon bambu.
Jumlah putra-putra daerah cerdas dari keluarga tidak mampu semakin lama semakin berkurang, alias sebagian beasr mahasiswa ITB adalah anak-anak borju dari kota-kota besar saja. Hal ini wajar karena ITB sekarang mengalokasikan mahasiswanya lebih dari 60% berasal dari USM dengan sumbangan puluhan juta rupiah juga dengan biaya test Rp.900 000 jelas anak-anak miskin hanya bermimpi untuk ikut USM. Namun demikian ITB BHMN, menyediakan kursi 20% (sekitar 600 anak) untuk anak-anak dari golongan tidak mampu, dan sampai sekarang kuota itu hanya terpenuhi 50 anak (http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/07/27/1659165/itb.jaring.27.siswa.miskin.)
Hanya BIUS (beasiswa ITB untuk semua) dari alumni yang memberikan beasiswa full biaya pendidikan dan biaya hidup selama 4 tahun. Walaupun begitu masih ada celah untuk saudara-sudara kita yang tidak mampu yang tetap memerlukan bantuan kita agar akses dan kesempatan untuk masuk ITB dapat dinikmati oleh semua orang.
Celah-celah itu: 1. BIUS (Beasiswa ITB untuk Semua) Beasiswa dari alumni ITB yang di mulai tahun 2008 yang memberikan beasiswa pendidikan dan biaya hidup yang berambisi mencapai kuota 600 anak. Tahun 2008 memberikan beaiswa ke 40 anak artinya jumlah beasiswanya terbatas. Dan hanya BIUS yang meberikan beaiswa full. Info lebih lanjut www.itbuntuksemua.com
2. SNMPTN, Anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa mengikuti test SNMPTN karna biaya relative murah Rp 175 000 untuk IPC, IPA Rp 150000 dan bisa nol rupiah untuk sumbangan awal bila di terima di ITB. Yang jadi permasalahan adalah anak-anak yang diterima ini tetap membutuhkan biaya hidup seketika tiba di Bandung. Untuk biaya pendidikan anak-anak ini harus melakukan penundaan pembayaran biaya pendidikan yang nanti di bayarkan bila anak yang bersangkutan bisa mendapatkan biasiswa dari ITB. Dan untuk biaya hidup kita bisa mengusahakan dengan mengkontak para alumni untuk menjadi orang tua asuh.
3. Beasiwa Minat Pada beasiwa minat, ITB memberikan beasiswa untuk anak-anak yang memilih jurusan yang kurang di kenal masyarakat namun sangat dibutuhkan di pasar kerja tingkat nasional dan global yaitu Astronomi, Meteorology, Oseanografi, Seni Rupa dan Teknik Metaulgi. Namun ITB hanya memberikan pembebasan uang sumbangan awal. Oleh karena itu untuk mendapatkan biaya pendidikan anak ini harus melakukan penundaan diawal dan memerlukan bantuan kita untuk mencarikan orang tua asuh. Dan juga anak ini harus ke Bandung untuk USM pusat atau ke kota tertentu untuk USM daerah dengan membeli formulir Rp.900.000 dan akomodasi. Info lebih lanjut http://www.itb.ac.id/usm-itb/
4. Beasiswa pendidikan dari ITB (untuk 30 orang) Seperti namnya ITB hanya memberikan beaiswa pendidikan artinya anak ini tetap perlu biaya hidup seketika tiba di bandung dan harus ke Bandung untuk mengikuti USM. Kuota yang disediakan 30 orang. Info lebih lanjut http://www.itb.ac.id/usm-itb/ Bottle Neck,
Tantangan dan Tindakan Sudah pasti agar semua orang bisa mempunyai kesempatan yang sama maka informasi ini harus sampai di seluruh penjuru Nusantara, agar anak-cerdas di Papua, di Halmahera atau di sekolah-sekolah di kolong jembatan, juga menikamati kesempatan ini. Sehingga kita wajib menyebarkan info ini seluas-luasnya.
Yang jadi masalah adalah bagaimana anak-anak ini termotivasi dan mempunya dana untuk bisa mengikuti test. Setelah info tersebar ke seantero Indonesia dengan bantuan para alumni atau organisasi mahasiswa daereh , hal yang dapat dilakukan antara lain: 1. Memberikan beaiswa SNMPTN ke sekolah-sekolah yang di koordinir oleh organisasi mahasiswa ITB setempat dan meneruskan untuk membantu mendapatkan Beaiswa Kuliah hidup. Sudah pasti kita tidak hanya datang dan menempelkan info beasiwa, yang lebih penting adalah memberikan motivasi dan solusi yaitu dengan beaiswa. Katakanlah 10 anak terbaik dari sekolah-sekolah di kecamatan, dengan biaya test IPA Rp. 150 000/anak total biaya untuk satu sekolahan sebesar Rp. 1500 000. Hal ini bisa berdampak anak-anak disekolah yang awalnya malas akan menjadi rajin belajar dan yang awalnya kuliah di ITB itu mimpi bisa mendapatkan harapan baru. Bila kita mendaptkan satu anak dari SMA ini maka anak-anak bisa menjadi agen perubahan untuk sekolah dan daerahnya. Dengan bantuan alumni di dareh dan organisasi lain tentu hal ini bisa terwujud. Ada organisasi Anak jambi, anak Pemalang, anak Jember, Anak Papua dll yang tanpa menuggu lulus meraka bisa berkontribusi untuk daerhanya untuk mencari bola-bola ini. Apalgi ada perubahan tipe soal SNMPTN dan tambahan test TPA, sehingga anak-anak yang tidak pernah ikut bimbel bisa masuk, apa lagi sekarang buku-buku SMA sudah bagus. Alhasil anak-anak cerdas di sekolah di pinggir sawah mempunyai kesempatan yang sama. Memang di butuhkan kerja keras dan komitmen utuk melakukanya langkah ini. Setelah anak lulus ITB, selanjutnya kita arahkan untuk memasukkan penundaan ke LPKM dan mengirimkan CV mereka ke para Alumni ITB secepat mungkin untuk mencarikan orang tua asuh. Karana seketika di terima, anak ini butuh transport dan biaya hidup di bandung. 2. Memberi beasiwa untk mengikuti beasiswa Minat, untuk hal ini di butuhkan uang yang agak besar yaitu biaya akomodsai ke Bandung dan biaya formulir USM . Selebihnya seperti langkah point 1. 3. Bila ada yang di terima BIUS atau Beaiswa Pendidikan, para alumni daerah perlu memikirkan memberikan beasiwa akomodasi untuk Test. Selebihnya seperti langkah point 1. Ingat ada kuota 600 anak untuk anak miskin dan banyak alumni yang siap menjadi orang tua asuh, mari kita cari anak-anak itu ke penjuru negeri.
info ini dapat disebarkan seluas luasnya….silahkan di kopy dll Imam Santoso (TA 03)
Imam_itb03@yahoo.com
Posted by: mrbilly on: Maret 20, 2009
Think and learn about Southeast Asia and Japan in a variety of fields
Young Indonesian Professionals from a wide range disciplines are invited to join a 55 days
“Leadership Training Program”
47th IATSS Forum : April – June, 2010
48th IATSS Forum : September – November, 2010
Contents : Seminar, Group Study, Study Tour & Cultural Exchange Activity
Period : 55 days
Eligibility :
1. Posses physical and mental capabilities necessary to fully participate in program activities
2. No more than 35 years old on April 30th, 2009
3. Posses a University degree (S1) and at least two years of professional experience at the time of application and be eligible for reinstatement to his/her current position after completing the program
4. Demonstrate sufficient English skills and cultural adaptability to live and study abroad
5. Travel to Japan unaccompanied
Expenses :
All expenses associated with participation in the IATSS Forum Program including round-trip airfare, accommodation and incidental program expenses will be borne by the organizer. However, any expenses incurred through attendance at the final screening interview will be borne by the applicant.
Application Form and further information :
susana.rosalia@astra-honda.com
susana.rosalia.n@gmail.com
Apply to :
IATSS Forum Indonesian Secretary
Secretary : Mrs. Susana Rosalia N.
c/o PT. Astra Honda Motor
Jl. Yos Sudarso, Sunter 1, Jakarta 14350, Indonesia
Closing Date : April 30th, 2009
Posted by: mrbilly on: Maret 19, 2009
Saya sebenernya sedih juga, membaca kisah david hartono wijaya….semoga Pemerintah Kita boleh lebih pro-aktif untuk mendorong terselesaikannya investigasi atas kasus ini walaupun peran Pemerintah Indonesia dibatasi oleh Pemerintah Singapura.
Pemerintah punya kewajiban untuk melindungi segenap warganya, apalagi aset bangsa seperti David Hartono Wijaya.
Banyak kejanggalan. ..kejanggalan yang mulai terkuak di balik kematian David Hartono, Sang Putera Bangsa yang harusnya menjadi aset bangsa yang BUKAN hanya kuliah saja di luar negeri, tapi juga menghasilkan penemuan yang Luar Biasa, yang kemudian harus kehilangan nyawanya karena hal tersebut.
Benar kata pepatah: “Kebenaran akan mencari jalannya sendiri untuk membuktikannya”
Posted by: mrbilly on: Maret 17, 2009
Bagi para blogger, tolong sebarkan info ini yah!!

Foto ITB di bagian depan
Apa Itu Program “ITB Untuk Semua”?
Program “ITB Untuk Semua” adalah suatu skema penerimaan mahasiswa baru
Institut Teknologi Bandung yang secara khusus menyediakan bangku
kuliah bagi para lulusan sekolah menengah umum dari keluarga yang
tidak mampu secara ekonomi (penghasilan kedua orang tua di bawah atau
sama dengan Upah Minimum Regional setempat). Uang pendidikan, ongkos
tempat tinggal, dan biaya hidup selama menempuh kuliah di Bandung akan
didanai beasiswa “ITB Untuk Semua”. Sekitar 100 bangku kuliah
disediakan secara khusus bagi para lulusan SMU angkatan 2009 dari
keluarga yang tidak mampu secara ekonomi.
Para calon penerima beasiswa akan mengikuti Penelusuran Minat, Bakat,
dan Potensi ITB (PMBP) jalur beasiswa penuh. Sebelum kuliah, para
calon yang diterima akan mengikuti masa persiapan untuk membantu
penyesuaian diri dengan suasana kuliah serta kehidupan di Bandung.
Selama kuliah, para mahasiswa program “ITB Untuk Semua” akan mendapat
pembimbing khusus untuk membantu menyelesaikan kendala studi dan
mengatasi persoalan personal yang mungkin muncul selama menempuh
kuliah di ITB. Para mahasiswa juga akan diberi kesempatan mengikuti
ceramah-ceramah inspirasional, studi banding ke lokasi-lokasi
penerapan teknologi tepat guna, dsb. Para lulusan program “ITB Untuk
Semua” diharapkan kelak akan menjadi agen perubahan di daerah asal
mereka.
========
Persyaratan
Para calon penerima beasiswa “ITB Untuk Semua” harus memenuhi
persyaratan sebagai berikut:
• Calon lulusan sekolah menengah umum pada tahun ajaran 2009 (bidang
studi IPA untuk fakultas Sains dan Teknik).
• Berasal dari keluarga yang tak mampu secara ekonomi (penghasilan
kedua orangtua di bawah Upah Minimum Regional setempat)
• Memiliki prestasi akademik yang sangat baik.
• Aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah (lebih diutamakan yang
memiliki bakat memimpin)
• Mendapat rekomendasi dari kepala sekolah
• Bersedia mengikuti ujian penerimaan yang dilakukan ITB
========
Bidang Studi yang Dapat Dipilih
Fakultas/Sekolah yang dipilih oleh calon penerima beasiswa adalah sbb:
Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Fakultas Teknik Sipil dan
Lingkungan (FTSL), Fakultas Teknologi Industri (FTI), Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Teknik Mesin
dan Dirgantara (FTMD), Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan
(FTTM), Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI), Sekolah
Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), Fakultas
Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB), Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati
(SITH), Sekolah Farmasi (SF), dan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM).
========
Cara Mendaftar
Kirimkan berkas formulir pendaftaran (pada halaman terakhir leaflet
ini, boleh di-fotocopy) dengan dilengkapi dokumen sbb:
• Fotocopy halaman depan rapor SMU dan halaman-halaman nilai (dari
semester I hingga V) yang telah dilegalisir pihak sekolah
• Surat keterangan berasal dari keluarga yang secara ekonomi tak mampu
dengan ditandatangani Ketua RT/RW (Yang dimaksud keluarga yang secara
ekonomi tak mampu adalah penghasilan kedua orangtua per bulannya di
bawah atau sama dengan Upah Minimum Regional setempat. Kami akan
melakukan survey lapangan secara random untuk mengetahui kondisi
keluarga calon mahasiswa)
• Surat dukungan/referensi dari kepala sekolah
• Tulisan 1 halaman kertas A4 (boleh diketik atau tulis tangan) yang
menjelaskan mengapa pendaftar ingin mengikuti program ”ITB Untuk
Semua”
• Tulisan 1 halaman kertas A4 (boleh diketik atau tulis tangan) yang
menggambarkan kondisi keluarga pendaftar [Misalnya, menceritakan
pekerjaan orang tua, kegiatan pendaftar di luar sekolah, kondisi
masing-masing anggota keluarga, dsb]
Berkas pendaftaran lengkap dimasukkan amplop coklat berukuran besar
dan dikirim ke:
Panitia Penerimaan Beasiswa ”ITB Untuk Semua”
Direktorat Pendidikan ITB
u.p. Kasubdit Penjaringan Mahasiswa/Ketua Lembaga TPB
Gd. CCAR ITB Lt.4
Jl. Tamansari 64 Bandung
Berkas paling lambat dikirimkan pada 20 April 2009 (cap pos)
========
Ujian Penerimaan
Panitia seleksi tahap awal program ”ITB Untuk Semua” akan melakukan
penilaian berdasarkan berkas yang masuk. Penilaian meliputi:
• Kemampuan akademik
• Motivasi (dilihat dari tulisan mengapa pendaftar ingin mengikuti
program ”ITB Untuk Semua”)
• Kondisi keluarga (dilihat dari tulisan kondisi keluarga pendaftar)
• Pengujian kebenaran data yang diberikan kepada pihak sekolah
Dari hasil penilaian tersebut, panitia tahap awal akan memanggil
(melalui surat) calon-calon potensial untuk mengikuti Ujian Saringan
Masuk (USM) jalur PMBP terpusat dan wawancara di kampus ITB di
Bandung. Seluruh biaya transportasi dan akomodasi selama ujian akan
disediakan oleh ITB. Ujian ini akan berlangsung pada 29 Mei- 31 Mei
2009.
Panitia akan mengumumkan penerima beasiswa (hanya calon potensial,
yang diterima yang akan dikirimi surat) pada pertengahan bulan Juni
2009. Penerima beasiswa akan berkumpul kembali di Bandung pada akhir
bulan Juni 2009 untuk mengikuti program penyesuaian diri.
Pada bulan Agustus 2009, penerima beasiswa ”ITB Untuk Semua” mulai
mengikuti perkuliahan di ITB.
========
Formulir Pendaftaran
Isilah formulir pendaftaran ini dengan huruf kapital (huruf besar) seluruhnya.
• Nama Lengkap: …………………………….. ………….
• Jenis Kelamin: L / P
• Sekolah: …………………………….. ………….
• Alamat: …………………………….. ………….
• Nomor Telepon (jika ada) *) : ……………………………..
………….
• Nama Orang Tua: …………………………….. ………….
• Pekerjaan Orang Tua: …………………………….. ………….
• Alamat Orang Tua: …………………………….. ………….
• Nilai rapor:
Matematika Semester 1: 2: 3: 4 5: 6:
Fisika Semester 1: 2: 3: 4 5: 6:
Biologi Semester 1: 2: 3: 4 5: 6:
Kimia Semester 1: 2: 3: 4 5: 6:
• Kegiatan Ekstrakurikuler: …………………………….. ………….
• Kegiatan Lain (di luar sekolah, jika ada) :
…………………………….. ………….
• Penghasilan Orangtua (per bulan, boleh perkiraan):
…………………………….. ………….
• Alamat Sekolah: …………………………….. ………….
• Nomor Telepon Sekolah: …………………………….. ………….
• Bidang Studi (di ITB) Yang Diminati **):
…………………………….. ………….
Tanda tangan pendaftar
Tanda tangan orangtua pendaftar
Tandatangan kepala sekolah
*) Atau nomor telepon orang terdekat yang dapat dihubungi
**) Lihat di bagian Persyaratan
Posted by: mrbilly on: Maret 17, 2009
sumber: milis info beasiswa
Ghent University Master grants for candidates from developing countries 2009-2010 This Ghent University programme provides master grants to candidates from developing countries who wish to obtain a master’s degree at Ghent University. The grants are available for all master programmes at Ghent University. They are awarded for the duration of the studies with a maximum of 2 years. In case of a two-year-programme the scholarship will only be paid for the full term if the student successfully completes the first year of the programme. The scholarship consists of an allowance of 964 euro per month plus the yearly tuition fee. For more information, you can contact: Liesbeth Vandepitte mORE INFO : http://myscholarshi p-info.blogspot. com/2009/ 03/ghent- university- master-grants- for.html Hedley Bull Scholarship 2009 for Master in International Studies at ANU College of Asia and the Pacific The Graduate Studies in International Affairs program offers up to four Hedley Bull Scholarships each year for full-time study in the Master of Arts (International Relations) commencing in semester one. Applicants must meet the admission requirements of the Master of Arts (International Relations). When applying for the MA (International Relations), eligible applicants for the Hedley Bull Scholarship should include a covering letter indicating their interest in being considered for the scholarship and making the case for being granted one. The covering letter together with the application for the MA (International Relations) (including transcripts and three academic references) will be considered as the full application for the scholarship. There is no need to provide a separate application. The scholarship provides a full-fee waiver for three full-time sessions (semesters). This amounts to 48 units of graduate coursework and a 24-unit thesis session. MORE INFO : http://myscholarshi p-info.blogspot. com/2009/ 03/hedley- bull-scholarship -2009-for- master.html MORE SCHOLARSHIPS * Ghent University Master grants for candidates from… * Hedley Bull Scholarship 2009 for Master in Interna… * Oslo Peace Scholarships 2009 in Master of Internat… * 2 PhD funded Studentships on Philosophy * PhD positions at University of Rome-Tor Vergata, I… * MPhil/PhD Law Studentships at University of London… * 2 PhD stipends in Psychology in the context of CYB… * ITRI Graduate Scholarship Program (Taiwan) * Post-Master and Postdoc positions at ORNL, USA * BSc and MSc Scholarships at Politecnico di Torino,… * PhD Studentship in Mechanical Engineering – Univer… * PhD Studentship – Institute of
Posted by: mrbilly on: Maret 16, 2009
kira-kira 2 minggu lalu saya mendapat email berikut ini:
From: Nurise <isye@aminef.or.id>
Subject: FULBRIGHT-FREEPORT MASTER’S DEGREE PROGRAM
To: chest_will@yahoo.com, billymr_explorer@yahoo.com
Date: Tuesday, 3 March, 2009, 2:18 PM
Dear Will and Billy Mambrasar,
Saya mendapatkan email anda dari PT. Freeport Indonesia. Berikut adalah informasi tentang beasiswa untuk jenjang S2 dan S3 bagi mahasiswa Papua dengan kualifikasi memenuhi standard dan diharapkan anda dapat mendaftar untuk program tersebut.
FULBRIGHT-FREEPORT MASTER’S AND DOCTORAL DEGREE PROGRAM
Beasiswa Fulbright untuk program Master dan PhD ditawarkan kepada penduduk Papua di bidang Metallurgy, Geology/ Geotechnical, Teknik Pertambangan, Teknik (Elektro, Sipil, Mesin), Komputer and Ilmu Kepemerintahan/Hubungan Internasional. Pelamar harus memiliki:
PENDAFTARAN
Pelamar beasiswa harus mengisi dan melengkapi formulir pendaftaran. Formulir yang sudah dilengkapi dapat dikirim melalui pos atau diantar langsung ke kantor AMINEF, Gedung Balai Pustaka, Lantai 6, Jl. Gunung Sahari Raya 4, Jakarta 10720.
Pendaftaran dapat diserahkan ke AMINEF sesuai batas waktu pendaftaran termasuk:
Terlampir formulir pendaftaran dan format surat rekomendasi.
Batas pengembalian formulir dan kelengkapannya adalah tgl 31 Mei 2009
Silakan kunjungi situs kami di www.aminef.or.id untuk mendapatkan informasi lebih rinci ttg program beasiswa lain yang kami tawarkan.
Kami tunggu lamaran anda.
Salam, Isye
wah, sempet tergoda juga untuk apply, tapi apa daya, sudah ada perjanjian kerja. Mungkin temen2 dan sodara2 lain yang memenuhi kualifikasi tersebut diatas bisa coba apply?? beasiswa fullbrigh termasuk prestisius juga hitungannya soalnya
Komentar Terakhir